MySQL

MySQL merupakan sebuah perangkat lunak atau software sistem manajemen basis data SQL atau DBMS Multithread dan multi user. MySQl sebenarnya merupakan turunan dari salah satu konsep utama dalam database untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan secara mudah dan otomatis. MySQL diciptakan oleh Michael “Monty” Widenius pada tahun 1979, seorang programmer komputer asal Swedia yang mengembangkan sebuah sistem database sederhana yang dinamakan UNIREG yang menggunakan koneksi low-level ISAM database engine dengan indexing.

Kelebihan MySQL
Adapun kelebihan MySQl dalam penggunaanya dalam database adalah:

  • Free atau gratis sehingga MySQL dapat dengan mudah untuk mendapatkannya.
  • MySQl stabil dan tangguh dalam pengoperasiannya
  • My SQl mempunyai sistem keamanan yang cukup baik
  • Sangat mendukung transaksi dan mempunyai banyak dukungan dari komunitas
  • Sangat fleksibel dengan berbagai macam program
  • Perkembangan dari MySQl sangat cepat

Kelemahan MySQL
Selain kelebihan yang disampaikan diatas, ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh mySQl, diantaranya:

  • Kurang mendukung koneksi bahasa pemrograman seperti Visual basic atau biasa kita kenal dengan sebutan VB, Foxpro, Delphi dan lain-lain sebab koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari bahasa pemrograman visual tersebut.
  • Data yang dapat ditangani belum besar dan belum mendukung widowing function.
Advertisements

Percabangan pada C++

Percabangan adalah suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Artinya statemen yang terdapat pada suatu blok percabangan akan dieksekusi jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (bernilai benar) tetapi jika kondisi tersebut tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen tersebut tidak akan dieksekusi atau diabaikan oleh compiler.
Dalam menuliskan kondisi/syarat selalu digunakan operator relasional sebagai sarana untuk melakukan proses pengecekan :

Operator Arti
> Lebih Dari
< Kurang Dari
= = Sama Dengan
>= Lebih Atau Sama Dengan
<= Kurang Atau Sama Dengan
!= Tidak sama dengan
Pada bahasa pemrograman C++ ada dua jenis struktur yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu percabangan, yaitu : if dan switch case.

  • Struktur IF

a. Struktur satu kondisi IF
Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa. Jika kondisi salah, tidak akan mengerjakan apapun didalam instruksi IF (langsung menuju ke instruksi berikutnya). Strukturnya yaitu :

//jika hanya terdiri satu statemen

if (kondisi)
statemen;

/*jika terdapat lebih dari satu statemen maka penulisan statemen harus berada dalam Kurung kurawal {} */

if (kondisi)

{statemen1;
statemen2;
……
Statemen_n;}

Contoh program :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

main(){
int nilai;

cout<<”Masukkan Nilai = ”; cin>>nilai;

if (nilai>0)

cout<<”Nilai yang anda inputkan bilangan positif”;

getch();}

b. Struktur dua kondisi

Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi. Karena dalam struktur ini memiliki dua statemen yaitu statemen yang akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar atau terpenuhi dan statemen yang akan dikerjakan jika kondisi tersebut bernilai salah atau tidak terpenuhi.adapun strukturnya yaitu :

if (kondisi)

{statemen_jika_kondisi_terpenuhi; }

else

{statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;}

Contoh Program :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

main(){
int nilai;

cout<<“Masukkan Nilai = “;cin>>nilai;

if (nilai % 2 == 0)

cout<<“Nilai yang anda inputkan adalah bilangan genap”;

else

cout<<“Nilai yang anda inputkan adalah bilangan ganjil”;

getch();}

c. Struktur tiga kondisi atau lebih

Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi. Karena dalam struktur ini memiliki lebih dari dua statemen yaitu statemen. Strukturnya yaitu:
if (kondisi_1)

statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;

else if (kondisi_2)

statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;

else if (kondisi_3)

statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;

else

statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;

Contoh Program :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

main(){
int bil;

cout<<“Masukkan Bilangan yang akan dicek = “;

cin>>bil;

if (bil > 0)

cout<<bil<<” adalah bilangan Positif”;

else if (bil < 0)

cout<<bil<<” adalah bilangan Negatif”;

else

cout<<“Anda mengInputkan bilangan Nol (0)”;

getch();}

  • Switch….case….default
Perintah ini digunakan sebagai alternatif pengganti dari sintak if secara sederhana dimana alternatif pilihan bisa lebih dari satu. Selain menggunakan struktur if, C++ juga mempunyai percabangan dengan menggunakan switch. Pada dasarnya percabangan menggunakan struktur if dan switch sama hanya saja switch-case digunakan untuk pilihan berjumlah banyak dan perintah switch-case ini tidak bisa digunakan untuk pilihan yang melibatkan jangkauan nilai atau range tetapi hanya bisa digunakan untuk pilihan berupa konstanta, misalnya untuk menu pilihan.
Karakteristik switch-case adalah :
1. Perintah switch akan menyeleksi kondisi yang diberikan dan kemudian membandingkan hasilnya dengan konstantakonstanta yang berada di case.
2. Pembandingan akan dimulai dari konstanta 1 sampai konstanta terakhir._ Jika hasil dari kondisi sama dengan nilai konstanta tertentu, misalnya konstanta 1, maka pernyataan 1 akan dijalankan sampai ditemukan break.
3. Pernyataan break azan membawa proses keluar dari perintah switch. Jika hasil dari kondisi tidak ada yang sama dengan konstanta-konstanta yang diberikan, maka pernyataan pada default akan dijalankan.
Bentuk umum struktur percabangan switch yaitu:
switch (ekspresi)

{

case nilai_konstanta1 :

statemen(pernyataan);

break;

case nilai_konstanta2 :

statemen(pernyataan);

break;

…….

default :

statemen(pernyataan)_alternatif;

}

Contoh Program :

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main() {
int a;

cout<<“Masukkan bilangan : “; cin >>a;

switch (a){

case 1 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Minggu”;

break;

case 2 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Senin”;

break;

case 3 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Selasa”;

break;

case 4 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Rabu”;

break;

case 5 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Kamis”;

break;

case 6 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Jum’at”;

break;

case 7 : cout<<“Hari ke “<<a<<” : Sabtu”;

break;

default :cout<<“Tidak terdapat hari ke “<<a;}

getch();}

Perulangan pada C++

Perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah secara berulang selama kondisi tertentu.
Dalam perulangan, umumnya terdiri dari 3 komponen, yaitu:
  1. Nilai Awal/Inisialisasi, yaitu menentukan nilai awal dalam perulangan
  2. Syarat Perulangan, jika nilai memenuhi kondisi tertentu, perulangan akan dilanjutkan, jika tidak, perulangan akan dihentikan.
  3. Perubah Nilai, selama perulangan berlangsung nilai akan diubah secara kontinyu
Perhatikan diagram berikut:

Flow Chart Perulangan
Flow Chart Perulangan
Ada beberapa jenis perulangan yang bisa digunakan dalam bahasa pemrograman C++, diantaranya adalah pernyataan :
  • for 
  • do .. while 
  • while

Pernyataan for

Pernyataan for bisa diterjemahkan “lakukan perulangan selama nilai memenuhi syarat perulangan, untuk mejalankan perintah (dalam blok) dengan nilai akan diubah sebanyak perubah nilai”.
Memiliki bentuk umum seperti berikut:
for (inisialisasi; syarat perulangan; perubah nilai) {
Pernyataan 1; Pernyataan N 
}
Contoh Program 1:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Cetak angka 1 s.d 9
*/

void main() { 
 for (int i = 1; i < 10; i++) { 
 cout << i << " "; 
 } 
getch(); 
}
Hasil Eksekusi Program:

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Contoh Program 2:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Cetak angka 9 s.d 1
*/

void main() { 
 for (int i = 9; i > 0; i--) { 
 cout << i << " "; 
 } 
getch(); 
}

Hasil Eksekusi Program

9 8 7 6 5 4 3 2 1

Pernyataan while

Pernyataan while bisa diterjemahkan “selama kondisi memenuhi syarat perulangan, jalankan perintah dalam blok secara berulang”.
Memiliki bentuk umum seperti berikut:

inisialisasi; 
while (syarat perulangan) { 
pernyataan 1; 
pernyataan N; 
perubah nilai; 
}

Contoh Program 3:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Mencetak bilangan bulat
*/

void main() { 
int i = 1; 
 while (i < 10) { 
 if (i%2 == 0) 
 cout << i << " "; i++; 
 } 
getch(); 
}

Hasil Eksekusi Program:

2 4 6 8

Contoh Program 4:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Mencetak bilangan bulat 
*dan menentukan bilangan genap
*/

void main() { 
int nilai = 1; 
 while (nilai%2 != 0) { 
 cout << "Masukkan bilangan genap "; 
 cin >> nilai; 
 } 
cout << "Angka " << nilai << " termasuk bilangan genap"; 
getch(); 
}

Hasil Eksekusi Program:

Masukkan bilangan genap 3 
Masukkan bilangan genap 5 
Masukkan bilangan genap 7 
Masukkan bilangan genap 8 
Angka 8 termasuk bilangan genap

Pernyataan do – while

Dalam pernyataan do – while akan menjalankan perintah terlebih dahulu, kemudian akan melakukan pengujian di akhir perulangan. Perhatikan diagram di bawah ini.
Memiliki bentuk umum seperti berikut:

inisialisasi;
do { 
pernyataan 1; 
pernyataan N; 
perubah nilai;

while(syarat perulangan);

 

 

Dari diagram di atas dapat disimpulkan bahwa, dalam perulangan do – while, minimal akan ada satu kali perintah yang dijalankan meski kondidi perulangan tidak memenuhi syarat.
Contoh Program 5:
#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Mencetak bilangan bulat 
*dan menentukan bilangan genap atau ganjil
*/

void main() { 
char jawab; 
int angka; 
 do { 
 cout << "Masukkan Angka : "; 
 cin >> angka; 
 cout << "Angka " << angka << " adalah "; 
 cout << ( (angka % 2 == 1) ? "ganjil" : "genap" ); 
 cout << "\nCoba lagi (Y/T) ? "; cin >> jawab; 
 } 
 while (jawab == 'y' || jawab == 'Y'); getch(); 
}

 

Hasil Eksekusi program:
Masukkan Angka : 5 
Angka 5 termasuk ganjil Coba lagi (Y/T) ? y 
Masukkan Angka : 8 
Angka 8 termasuk genap Coba lagi (Y/T) ? t

Pernyataan Break

Pernyataan break digunakan untuk keluar dari perulangan. Biasanya perintah break ini disimpan dalam percabangan.

Contoh Program 6:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Menampilkan bilangan bulat
*/

void main() { 
int i = 0; 
 while (i < 10) { 
 if (i == 7) 
 break; 
 cout << i << " "; i++; 
 } 
getch(); 
}

Hasil eksekusi Program:

0 1 2 3 4 5 6 7

Pernyataan continue

Pernyataan continue digunakan untuk mengarahkan eksekusi ke iterasi/perulangan berikutnya dengan mengabaikan perintah/pernyataan lain yang ada dibawahnya.

Contoh Program 7:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Mencetak bilangan ganjil
*/

void main() { 
int i = 0; 
 while (i < 10) { 
 i++; 
  if (i%2 == 0) continue; 
  cout << i << " "; 
 } 
getch(); 
}

Hasil eksekusi Program:

1 3 5 7 9

Nested Loop

Nested loop adalah perulangan yang diletakan dalam perulangan lainnya. Dalam Nested loop ini bisa menggunakan pernyataan for, while, do – while atau kombinasi dari ketiga pernyataan tersebut.

Contoh Program 8:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h> 
#define MAX 5

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Display bangun segitiga
*/

void main() { 
int i = 0; 
 while (i < MAX) { 
  for (int j = 0; j <= i; j++) { 
  cout << '*'; 
  } 
 cout << endl; i++; 
 } 
getch(); 
}

Hasil eksekusi program:

* 
**
*** 
**** 
*****

Contoh Program 9:

#include<iostream.h> 
#include<conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Display bangun segitiga terbalik
*/

void main() { 
 for (int i = 5; i > 0; i--) { 
  for (int j = i; j > 0; j--) { 
  cout << '*'; 
  } 
 cout << endl; 
 } 
getch(); 
}

Hasil eksekusi Program:

***** 
**** 
*** 
** 
*

Flow Chart Pernyataan do – while

Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.
            Atau pengertian sempitnya adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan (database) dan didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek yaitu disebut sebagai entity dan hubungan atau relasi antar objek- objek tersebut.

  • Penjelasan Komponen ERD Beserta Simbolnya

Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :
  1. Entitas : Entitas merupakan mengenai basis data yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan.
    Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.
  2. Hubungan (relasi/relationship) : Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
    Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.
  3. Atribut : Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :
  • Atribut Key = adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data ( Row/Record ) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.
    Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya
  • Atribut simple = Atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah/ dipilah lagi
    Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.
  • Atribut Multivalue = Nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang bersangkutan.
    Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.
  • Atribut Composite = Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute.
    Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang
  • Atribut Derivatif = Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus

 
  • Derajat Relasi atau Kardinalitas ERD

Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya

  • One to One (1:1)
    Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

  • One to many (1:M / Many)
    Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.

  • Many to Many (M:M)
    Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya

Data, Informasi ,Pengetahuan, Sistem, dan Kebijaksanaan (Wisdom)

  1. Data

“Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak daridatum, berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabelyang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.” -Wikipedia

Data adalah satu atau lebih simbol yang digunakan untuk merepresentasikan sesuatu. Data merupakan runutan data mentah (tentang orang, tempat, kejadian, dan sesuatu yang penting dalam organisasi) yang tidak terformat untuk menggambarkan fenomena khusus, contohnya kata, angka, gambar, dan suara yang tidak terorganisasi dan hanya berarti kecil bagi individu.

Di dunia ini banyak fakta, namun hanya beberapa yang menjadi perhatian orang. Beberapa fakta ada yang disetuji semua orang, ada yang dipercayai sebagian, atau diperdebatkan.

2.       Informasi

“Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti artipengetahuannegentropykomunikasi,kebenaranrepresentasi, dan rangsangan mental.” -Wikipedia

Berbeda dengan data, informasi adalah data yang telah diproses atau direorganisasi sehingga lebih berarti atau memberikan nilai tambah apda seseorang/penerima (mempunyai arti dalam arti khusus). Informasi memiliki dimensi waktu/tempo. Suatu informasi bisa saja berarti pada suatu waktu, tapi menjadi tidak relevan lagi pada waktu yang berbeda. Kebutuhan setiap orang akan informasi berbeda-beda, sehingga bisa saja pada seseorang informasi dapat berarti banyak tetapi tidak bagi orang lain.

Data vs. Informasi

  • Data dapat berupa nilai yang terformat, teks, citra, audio, dan video
  • Data yang terformat adalah data dengan suatu format tertentu, misalnya daya yang menyatakan tanggal atau jam, atau menyatakan nilai mata uang

Kandungan informasi:

  • Benar atau salah

Dalam hal ini, informasi berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan. Jika penerima informasi yang salah mepercayainya, efeknya seperti kalau informasi itu benar.

  • Baru

Informasi benar-benar baru bagi penerima

  • Tambahan

Informasi dapat memperbaharui atau memberikan perubahan terhadap informasi yang telah ada.

  • Korektif

Informasi dapat digunakan untuk melakuka koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar.

  • Penegas

Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada, sehingga keyakinan terhadap informasi semakin meningkat

3.       Pengetahuan

Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi,hipotesiskonsepteoriprinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.” –Wikipedia

Pengetahuan adalah kombinasi dari naluri, gagasan, aturan, dan prosedur yang mengarahkan tindakan atau keputusan. Informasi yang dipadukan dengan pengalaman masa lalu dan keahlian akan memberikan suatu pengetahuan yang tentu saja memiliki nilai yang tinggi.

Hubungan antara Data, Informasi, dan Pengetahuan

4.       Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasimateri atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.” –Wikipedia

 

“Menurut LUDWIG VON BARTALANFY Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu
antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.”

Karakteristik Sistem terdiri dari :

  • Komponen (Elemen)
  • Batasan sistem (Boundary)
  • Lingkungan luar (Environment)
  • Penghubung sistem (Interface)
  • Masukan (Input)
  • Keluaran (Output)
  • Sasaran sistem (Objective)

 

5.       Kebijaksanaan (Wisdom)

Wisdom is a deep understanding and realizing of people, things, events or situations, resulting in the ability to choose or act or inspire to consistently produce the optimum results with a minimum of time,energy or thought.”-Wikipedia

Banyak yang menjelaskan mengenai definisi kebijaksanaan. Acuan definisi di Indonesia, salah satunya adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI). Menurut KBBI, definisi kebijaksanaan adalah sebagai berikut

ke·bi·jak·sa·na·ann1 kepandaian menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya): berkat – beliau, terlepaslah kita dr bahaya besar;2 kecakapan bertindak apabila menghadapi kesulitan dsb: perkara ini terserah kpd – orang tua si anak

-Kamus Besar Bahasa Indonesia

 

Referensi : https://restuarifpriyono.wordpress.com/2011/08/20/si1/

Pengertian Data Base, File, Record, Field, Byte, Bit Lengkap.

1.1 Pengertian Basis Data
Basis data adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan
file lain sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu
perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu
A. FILE  
File adalah kumpulan berbagai informasi yang berhubungan dan juga tersimpan di dalam secondary storage, secara konsep file memiliki beberapa tipe ada yang bertipe Data terdiri dari numeric, character dan binary. Lalu ada juga file yang bertipe program. Atau Definisi file adalah arsip ataupun data yang tersimpan di dalam komputer.
File di komputer pada umumnya disimpan di dalam suatu folder tertentu tergantung si pemilik komputer tersebut ingin dimana ia menyimpannya, setiap file memiliki ekstensi masing-masing tergantung jenis file itu sendiri. Ekstensi file adalah sebagai tanda yang membedakan jenis-jenis dari file.
Contoh dan jenis file serta ekstensinya
Berikut ini contoh jenis file dan macam-macam ekstensinya:
  • System= sys, com, bak, bat, tmp, dan exe.
  • Video= avi, KV, mpg, mpeg, wmv, 3gp, dan flv.
  • Dokumen= html, doc, odt, xls, ods, dan pdf.
  • Suara= wav, rm, mp3, dan midi.
  • Gambar= jpeg, jpg, gif, png tif dan tiff.
  • Dan lain-lain.
B. RECORD 
Record adalah kumpulan field yang sangat lengkap, dan biasanya dihitung dalam satuan baris. Tabel adalah merupakan kumpulan dari beberapa record dan juga field. File adalah terdiri dari record-record yang menggambarkan dari satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya seperti file nama barang berisikan data tentang semua nama barang yang ada. Data adalah kumpulan fakta atau kejadian yang digunakan sebagai penyelesaian masalah dalam bentuk informasi. Pengertian basis data (database) adalah basis data yang terdiri dari dua kata, yaitu kata basis dan data. Basis dapat di artikan markas ataupun gudang, maupun tempat berkumpul.
C. FIELD 
Field adalah kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti, maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau NamaBarang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu table untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan di isikan.

D. BYTE
 

Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8). 

E. BIT

Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data. 

http://aliaulia.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-data-base-file-record-field.html

Hierarki Data

Selamat Malam para readers, kali ini aku mau membahas tentang Hierarki Data ,Hierarki Data adalah Data yang  harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :

  1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
  2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
  3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
  4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
  5. File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
  6. Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.

Hirarki semua data diatas ditunjukkan pada gambar 4.

Gambar 4 Hierarki Data

http://pbsabn.lecture.ub.ac.id/2012/05/hierarki-data-data-hierarchy/

Algoritma dan Pemrograman

Pengertian Tipe Data

Tipe Data adalah jenis data yang memiliki batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. tipe data berguna untuk mempresentasikan jenis dari suatu nilai yang terdapat dalam program.

macam-macam tipe data C++ untuk penyimpanan variabel.

Tipe Data Bentuk Penulisan
Integer int
Floating Point (Float) float
Double Floating Point (Double) double
Boolean bool
Character char
Valueless void
Wide Character wchar_t

Daftar tipe data diatas merupakan dasar dari tipe data yang lainnya, setiap tipe data memiliki fungsi sendiri-sendiri dan penulisan sendiri-sendiri. Tapi dari dasar tipe data diatas bisa kita modifikasi menggunakan satu atau lebih dengan type Modifiers, tipe modifiers sendiri adalah sebuah kata kunci atau keyword yang digunakan untuk mengubah sifat sifat dari tipe data tertentu. Berikut adalah macam dari tipe modifiers:

  • short
  • long
  • signed
  • unsigned

Macam-macam Tipe Data

Boolean (bool)

Boolean adalah salah satu tipe data pilihan yang hanya memiliki dua nilai yaitu True (Benar) atau False (Salah). Tipe data ini merepresentasikan data-data yang hanya mengandung dua buah nilai, yaitu nilai logika (boolean). Nilai logika itu sendiri hanya terdiri dari nilai benar (biasanya direpresentasikan dengan nilai selain 0 , biasanya dengan nilai 1) dan salah (direpresentasikan dengan nilai 0).

Karakter (Char)

Char Adalah salah satu tipe data sembarang huruf, angka dan tanda baca tunggal. Dalam C++, tipe karakter dinyatakan dalam “char”. Sedangkan untuk karakter Unicode (wide character) dinyatakan dalam wchar_t.

String

Tipe ini digunakan untuk merepresentasikan data yang berupa teks (kumpulan karakter), tipe data string biasa disebut array of character / array dari tipe data char / kumpulan dari char. Contoh data string adalah “Andi” , “Belajar C++” , dan sebagainya.

Integer (int)

Integer adalah salah satu dasar tipe data yang dapat kita gunaka untuk menyimpan memori berformat angka / bilangan bulat, yaitu bilangan yang tidak mengandung angka dibelakang koma. Contoh data bilangan bulat adalah 1, 2, 4, 100 dan sebagainya.

Float Point (float)

Float adalah salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan / real / mengandung angka dibelakang koma, maupun eksponensial. Tipe data float dapat menyatakan bilangan real dengan ketelitian relatif lebih rendah jika dibanding double (hingga 7 digit di belakang koma). Contoh data float adalah 3,14 dan sebagainya.

Double Floating Point (double)

Sama seperti float, Double merupakan salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan / real / mengandung angka dibelakang koma, maupun eksponensial. Perbedaan double dengan float hanya pada ukuran memori, jangkauan nilai yang dapat disimpan dan tipe data double dapat menyatakan bilangan real dengan ketelitian tinggi (hingga 15 digit di belakang koma).

Pengenalan Dasar-Dasar Pemrograman

halo halo guys, ketemu lagi nih 😀 HeHe… siapa aja nih yang anak Sistem informasi ??? pasti udah kenal dong sama yang namanya dengan Pemrograman,, hm.. bagi yang belum tau,, nih.. aku kasih tau. CHECK IT OUT !!!
1. APA ITU PEMROGRAMAN?

Menurut penjelasan dari dosen saya, pemrograman adalah suatu proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Selain itu, ada juga yang mengartikan bahwa pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuag bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer
2. BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman adalah suatu komando atau perintah yang dibuat manusia untuk membuat komputer menjadi memiliki fungsi tertentu. Bahasa pemrograman juga merupakan suatu susunan aturan penulisan (syntax) yang menbentuk kode kode yang kemudian akan diterjemahkan oleh program compiler menjadi bahasa rakitan (assembly) dan kemudian diolah hingga bisa dimengerti oleh mesin karena perangkat komputer hanya mengerti bahasa mesin.
Secara garis besar bahasa pemrograman dapat digolongkan menjadi dua berdasarkan tingkatannya, yaitu  :
  • Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Yaitu bahasa pemrograman yang berorientasi pada mesin, kode mesin adalah satu-satunya bahasa yang dimengerti oleh CPU. Contoh dari bahasa tingka rendah yang umum digunakan adalah Assembly
  • Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
 Bahasa Pemrograman tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang memiliki ciri-ciri lebih mudah dimengerti karena mengandung kata kunci yang manusiawi atau mendekati bahasa manusia sehari-hari, pada umumnya mendekati bahasa Inggris seperti, begin, end, if, for, while, dsb.
 3. MACAM-MACAM BAHASA PEMROGRAMAN
Ada sangat banyak bahasa pemrograman dalam dunia komputer, diantaranya:
ASSEMBLY, C, C++, C#, JAVA, PYTHON, RUBY, PHP, HTML, DELPHI, ASP.NET, XML, JAVASCRIPT, CSS, DLL
Bahasa pemrograman ada yang berbasis desktop seperti C, C++ (baca si ples ples), C# (baca si sharp), Java, Delphi dsb. Dan ada pula yang berbasis web seperti ASP.NET, PHP, HTML dsb. Selain untuk membuat program aplikasi desktop maupun web, pemrograman juga merupakan sebuah senjata utama dalam dunia robotik disamping ilmu elektro analog dan digital.
Oke guys,, mungkin sekian dulu, semoga bermanfaat yah.. lain kali aku bakal ngpost tentang berbagai macam materi-materi yang sangat bermanfaat lagi.. See u 🙂

KLASIFIKASI SISTEM INFORMASI BERDASARKAN LEVEL ORGANISASI DAN AKTIVITAS MANAJEMEN

6.1 LEVEL ORGANISASI

6.1.1.Sistem Informasi Departemen

Sistem informasi departemen (departemental information system) merupakan sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen Sebagai contoh, departemen pendayagunaan SDM yang memiliki beberapa program/aplikasi yang membentuk pembagian tugas dari setiap program/aplikasi tersebut. Dengan demikian, keberhasilan sistem informasi departemen tergantung pada bagaimana sistem informasi departemen dapat memuaskan pengguna dan mengikuti target yang telah ditetapkan. Karakteristik yang harus dipertimbangkan dalam penyampaian layanan ini meliputi akurasi, kelengkapan, ketepatan waktu dan distribusi yang tepat terhadap output yang terkait dengan pemrosesan aplikasi. Banyak alat yang tersedia untuk memantau efisiensi dan efektivitas layanan yang disediakan oleh personel sistem informasi.

6.1.2. Sistem Informasi Perusahaan

Sistem informasi perusahaan (enterprise information system/ EntIS ) merupakan suatu sistem komputer yang dapat melakukan tugasnya bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinir. Sistem ini merupakan penggembangan lebih lanjut dari sistem informasi departemen dan sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen secara bersama-sama Alasan penggunaan Enterprise karena sistem ini mencangkup seluruh set proses yang digunakan oleh organisasi,

  1. a) Manufaktur
  2. b) Penjualan
  3. c) Pembeliaan
  4. d) Dan fungsi bisnis lainnya.

Tujuan EntIS :

  1. a) Mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses yang terdapat di sebuah organisasi
    b) EntIS menyediakan data yang digunakan manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan mengendalikan proses bisnis.

Evolusi sistem informasi perusahaan dimulai dengan ide untuk membuat suatu tempat penyimpanan yang dapat diakses oleh seluruh resource yang ada di dalam perusahaan.

  1. Tahun 1960, Sistem Pengolahan Transaksi
  2. a) Berevolusi menjadi SIM ,hal tersebut dikarenakan para manajer tidak puas hanya menghitung apa yang telah terjadi di dalam bisnis, mereka ingin mengendalikan bisnis di masa depan.

    b) Berevolusi menjadi Sistem Pencatatan Kebutuhan Material (MRP), MRP pertama kali dikembangkan di area manufaktur untuk mengawasi permasalahan pengendalian persediaan yang rumit.

  1.  MRP II
  2.  Menyatukan proses bisnis yang sebelumnya dipandang sebagai prosesprose yang terpisah. Menyatukan berbagai proses berarti mengintegrasikan berbagai sistem Informasi terpisah untuk proses tersebut.
  1. Menggambarkan perubahan pola pikir manajemen untuk memperlakukan berbagai prose yang terpisah tetapi berkaitan erat sebagai satu kesatuan. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan seluruh sistem informasi mengenai berbagai proses di dalam batas perusahaan dikonsolidasi.

Kegagalan Sistem Informasi Perusahaan

  1. Kegagalan sistem informasi perusahaan mencakup proyek yang ditinggalkan sebelum penerapannya, sehingga organisasi kembali menggunakan sistem informasi perusahaan terdahulu.
  1. Langkah-langkah yang dapat diambil organisasi untuk meminimalkan

kemungkinan kegagalan sistem informasi perusahaan :

1) Mengerti kerumitan organisasi.

2) Mengenali proses yang dapat menurun nilainya bila standarisasi dipaksakan.

3) Mencapai konsensus dalam organisasi sebelum memutuskan untuk menerapkan sistem informasi perusahaan. Masa Depan Sistem Informasi Perusahaan

  1. Pertumbuhan industri ERP lebih dari 30 persen per tahun, sehingga sulit untuk membuat prediksi ke masa depan.
  1. Ada dua arah yang sedang ditempuh industri tersebut untuk membuat prediksi ke masa depan, yaitu :

– Pengembangan sistem informasi perusahaan yang lebih cepat.

– Perubahan yang lebih luas dari perencanaan sumber daya perusahaan menjadi manajemen SD perusahaan (gerakan untuk merencanakan dan mengendalikan berbagai proses bisnis dengan mengendalikan deskripsi proses dan data).

6.1. 3. Sistem Informasi Antar Organisasi

Sistem informasi antar organisasi (interorgani-zational information system IOS/interorganization system) merupakan jenis sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi/lebih bekerja sama dalam pemakaian teknologi komputer dan telekomunikasi (teknologi informasi). Model sistem informasi ini banyak diimplementasikan pada perdagangan elektronis (e-Commerce) yang menghubungkan pemasok dan penjual, atau yang lebih dikenal dengan sebutan B2B atau Business to Business. Secara garis besar,ada tiga jenis sistem (berdasarkan topologi infrastruktur) yang ditawarkan bagi perusahaan-perusahaan yang berniat mengimplementasikan

IOS:

  1. Intranet, jaringan internal perusahaan yang menghubungkan antara kantor pusat dengan kantor-kantor cabang yang terpisah secara geografis (lokal maupun internasional);
  2. Internet, jaringan komputer publik yang berpotensi sebagai penghubung perusahaan dengan pelanggan (atau calon pelanggan) atau market;
  3. Ekstranet, jaringan yang dibangun sebagai alat komunikasi antar perusahaan dengan rekanan bisnisnya, seperti supplier, distributor, dan lain sebagainya.

Manfaat IOS

  1. Efisiensi Komparatif  dengan bergabung Dalam IOS, para mitra dagang dapat menyediakan barang dan jasa mereka dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing mereka
  2. Efisiensi internal; perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data dan menganalisisnya lebih cepat serta membuat keuputusan lebih tepat dan cepat.
  3. Efisiensi Internal : perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data menganilisi nya lebih cepat serta membuat keputusan lebih tepat dan cepat.
  4.  Efisiensi antar-organisasi : perbaikan-perbaikan diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain.
  5. Kekuatan Tawar-menawar Kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya disebut kekuatan tawar menawar (bargaining power).

Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar

– Menawarkan keistimewaan produk yang unik

– Mengurangi biaya yang berhubungan dengan pencarian

– Meningkatkan biaya peralihan .

Yang melatar belakang perusahaan untuk melakukan IOS, antara lain:

1) NEW PRODUCTS.

2) NEW SERVICES

3) EFFICIENCY

4) JOINT OPERATION

5) STRATEGIC ALLIANCES

6) CUSTOMER-SUPPLIER RELATIONSHIP

7) OUTSOURCING

8) IMAGE BUILDING
Pada intinya, IOS mudah sekali diimplementasikan saat ini karena adanya peranan teknologi informasi yang telah “meniadakan” batas-batas antar waktu dan ruang (time and space). Demikian pula dengan alam kompetisi yang menuntut perusahaan untuk semakin memfokuskan diri pada kompetensinya (real core business) dan bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membantu proses

penciptaan produk atau jasa tersebut, sehingga kualitas produk atau jasa dapat ditingkatkan, sejalan dengan peningkatan kinerja perusahaan (efisiensi, efektivitas, dan kontrol internal):

6.2. AKTIVITAS MANAJEMEN

Sistem informasi dapat diklasifikasikan berdasarkan aktivitas yang didukungnya pada level manajemen (Ebert dan Griffin, 2003), pembagiannya yaitu sebagai berikut:

1) Sistem Informasi Pengetahuan ( Knowledge Information System)

2) Sistem Informasi Operasional

3) Sistem Informasi Manajerial

4) Sistem Informasi Strategis

6.2.1. Sistem Informasi Pengetahuan

Sistem Informasi Pengetahuan ( Knowledge Information System) merupakan sistem informasi yang mendukung aktivitas pekerja berpengetahuan. Sistem seperti ES (sistem kepakaran ) dan OAS termasuk dalam kategori ini.

6.2.2. Sistem Informasi Operasional

Merupakan Sistem yang berhubungan langsung dengan kegiatan operasi organisasi sehari-hari, seperti penempatan pesanan, pembelian, dan pencatatan jumlah jam kerja pegawai, TPS, SIM, dan DSS sederhana termasuk dalam jenis sistem informasi ini.

6.2.3. Sistem Informasi Manajerial

Sesuai dengan namanya, sistem informasi manajerial adalah sistem informasi yang menunjang kegiatan-kegiatan yang bersifat manajerial. Sistem ini menyediakan hal-hal berikut:

– Ringkasan statistik.

– Laporan perkecualian.

– Laporan periodis dan laporan yang dibutuhkan sewaktu-waktu (ad hoc report).

– Analisis perbandingan, misalnya perbandingan terhadap kompetitor, kinerja masa lalu, atau dengan standar industri.

– Proyeksi, misalnya proyeksi arus kas, pangsa pasar,dan penjualan di masa mendatang.

– Pendeteksian masalah secara dini.

– Keputusan-keputusan rutin.

– Hubungan antar manajer, yang memungkinkan para manajer dapat berkomunikasi secara elektronis

6.2.4. Sistem Informai Strategis

Sistem informasi strategis (Strategic Information System) adalah sistem yang membantu perusahaan mendapatkan keunggulan kompetitif melalui kontribusinya pada tujuan strategis perusahaan atau kemampuan untuk secara signifikan meningkatkan kinerja dan produktivitas sehingga mampu mengurangi kelemahan bersaing. Sistem tersebut digunakan untuk menangani masalahmasalah strategis dalam organisasi dan sangat bermanfaat untuk mendukung operasi dan proses-proses manajemen yang menyediakan jasa dan produk strategis untuk menuju keunggulan yang kompetitif

Ada dua pengaruh penerapan Sistem Informasi Strategis yaitu:

  1. Pengaruh Bersaing

Kelompok SIS ini mampu menciptakan aliansi dengan pelanggan, yang dapat menimbulkan biaya bagi pelanggan untuk berpaling ke pesaing atau menimbulkan biaya bagi pesaing baru untuk masuk pasar. Berikut beberapa pengaruh Bersaing SIS:

  1. Siklus perkembangan produk
  2. Memperkuat kualitas produk
  3. Kelompok penjualan dan dukungan penjualan
  4. Otomatisasi siklus pesanan
  5. Pengurangan biaya kantor
  6. Manajemen saluran produk dan persediaan
  7. Pengurangan level management
  8. Penguatan tampilan produk dna ancaman terhadap produk pengganti

2.Pengaruh Industri.

Pengaruh-pengaruh ini meliputi seluruh industri pemasok dan beberapa pelanggan. Berikut Pengaruh Industri SIS:

  1. Sistem produk dan jasa
  2. Siklus hidup produk
  3. Skop geografis
  4. Skala ekonomis pada produksi
  5. Perpindahan dalam tempat nilai tambah
  6. Kekuatan menawar dari pemasok
  7. Penciptaan berbisnis baru

Manfaat SIS Penggunaan TI

  1. Meningkatkan Operasi Bisnis,
  2. Mempromosikan inovasi bisnis,
  3. Mempertahankan pelanggan dan pemasok.
  4. Membentuk biaya pengganti (switching cost)
  5. Membentuk tembok pengahalang bagi pendatang baru
  6. Membangun suatu „Platform‟ TI strategis
  7. Mengembangan sistem Informasi Strategis Peranan Sistem Informasi Strategis
  8. Penggunaan teknologi informasi untuk menghasilkan produk layanan
  9. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya
  10. Membantu perusahaan dalam menghadapi pasar global

Penerapan Sistem Informasi dapat dikatakan strategis jika tujuannya memenuhi kriteria:

– Mencapai posisi kepemimpinan biaya yang rendah

– Menyediakan diferensiasi produk / jasa dan nilai bagi konsumen yang lebih besar

– Menciptakan aliansi antar perusahaan dan pemasok serta pelanggannya, sehingga mengurangi biaya untuk pemasok dan menyediakan dukungan khusus bagi pelanggannya

– Meningkatkan nilai suatu produk / jasa dengan menyediakan tampilan atau dukungan yang inovatif

– Memungkinkan pertumbuhan pada pasar yang ada secara geografis atau ekspansi volume.

– Membantu mengenalkan suatu produk ke pasar

 

https://goindoti.blogspot.co.id/2016/08/level-organisasi-dan-aktivitas-manajemen.html